Berita Politik 

Tren Capres – Cawapres Daftar di Last Minute Terulang di Pilpres 2019

Poker 99 | Pasti Poker – Masa pendaftaran capres-cawapres 2019 hanya tersisa beberapa hari lagi. Tapi, belum ada satu pun calon yang mendaftarkan diri. Bahkan, mendeklarasikan diri maju di Pilpres 2019 pun belum.

Dua poros utama, yakni Joko Widodo dan Prabowo Subianto masih alot dalam menentukan cawapres yang pas untuk mendampingi keduanya. Hal ini berdampak pada waktu pendaftaran yang justru mepet dengan batas akhir.

Hal ini sebenarnya mirip dengan masa Pilpres 2014. Kedua pasangan saat itu juga mendaftar di akhir-akhir masa pendaftaran capres-cawapres.

Pilpres 2014 memunculkan dua pasangan calon, yakni Jokowi-Jusuf Kalla dan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Masa pendaftaran capres-cawapres saat itu jauh lebih singkat, yakni 18-20 Mei 2014. Berbeda dengan masa pendaftaran di Pilpres 2019, yakni 6-10 Agustus 2018.

Pasangan Jokowi-JK lebih dulu mendaftarkan diri ke KPU pada 19 Mei 2014. Sebelum mendaftar, keduanya mendeklarasikan diri sebagai diri sebagai pasangan capres-cawapres 2014 di Gedung Joang, Menteng, Jakarta Pusat.

Keduanya lalu menuju ke Rumah Ketua Umum Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat. Dari situ, keduanya menuju ke KPU dengan mengendarai sepeda ontel. Ribuan kader, simpatisan, dan relawan dari partai pendukung, yakni PDIP, NasDem, PKB dan Hanura mengawal keduanya mendaftar ke KPU.

Sehari setelahnya atau 20 Mei 2014, giliran pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa yang mendaftarkan diri. Pasangan ini sudah lebih dulu mendeklarasikan diri pada 15 Mei 2014. Di hari pendaftaran, Prabowo-Hatta dan para pimpinan parpol pendukung dari Partai Golkar, PPP, PKS, PAN, dan Gerindra mengadakan doa bersama di TMP Kalibata.

Mereka kemudian bergerak ke Rumah Polonia yang menjadi basecamp pasangan Prabowo-Hatta saat itu. Setelah itu, barulah rombongan berjalan menuju ke KPU.

Prabowo-Hatta mendapat pengawalan ketat dari para simpatisan. Saat pendaftaran, ada unjuk rasa yang menolak Prabowo menjadi capres. Meski begitu, pendaftaran tetap berjalan lancar.

Prabowo-Hatta didampingi elilte parpol pendukung saat itu, seperti Ketum PAN Amien Rais, Partai Golkar Aburizal Bakrie, Ketum PPP Suryadharma Ali, Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, dan Ketum PKS Anis Matta.

Tampaknya untuk Pilpres 2019, tren mendaftar di hari-hari terakhir masih akan terjadi. Sampai saat ini, baik Jokowi maupun Prabowo belum ada yang mendeklarasikan diri maju di Pilpres 2019 lengkap dengan sosok cawapres.

Jokowi memang sudah berkali-kali menyampaikan nama cawapres yang dipilihnya sudah ada di kantong. Tapi dia belum berani mengumumkan nama itu. Sejumlah nama santer dikabarkan menjadi kandidat kuat cawapres Jokowi, seperti Ketum PKB Muhaimin Iskandar, Ketum Golkar Airlangga Hartarto, mantan Ketua MK Mahfud MD hingga Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

Meski para ketua umum dan sekjen partai koalisi, yakni PDIP, NasDem, PKB, PPP, Hanura, PKPI, PSI, Golkar, dan Perindo sudah sering bertemu, hal ini belum juga membuat Jokowi mantap mengumumkan sosok cawapresnya.

Prabowo bahkan lebih alot lagi. Ketua Umum Partai Gerindra itu dihadapkan pada pilihan sulit. PKS merujuk pada keputusan ijtima ulama dengan mengajukan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri hingga Ustaz Abdul Somad. PAN masih berharap Ketumnya Zulkifli Hasan bisa ikut maju di Pilpres.

Di sisi lain, Demokrat menawarkan sosok muda Agus Harimurti Yudhoyono sebagai cawapres Prabowo. Diskusi dan pertemuan terus dilakukan untuk memantapkan pilihan ini.

Informasi ini dipersembahkan oleh PastiPoker.info : AGEN JUDI POKER ONLINE TERPERCAYA | UANG ASLI INDONESIA | JUDI DOMINO ONLINE | POKER 99 DOMINO Pasti Poker

Related posts

Leave a Comment